Andai Mayit Bisa Bicara - Ust. Oemar Mita, Lc : Kajian AL-HUJJAH
Yuk tonton dan dengarkan
Andai Mayit Bisa Bicara - Ust. Oemar Mita, Lc : Kajian AL-HUJJAH
15:47 |
Comments(0)
Api Sejarah
15:45 |
Dari warna bendera Indonesia, pancasila sampai politik di Indonesia dari masa ke masa.
.
Rekomendasi untuk Setiap siswa dan guru. meluruskan sejarah, membangun kejayaan tempo dulu, Membuka jendela baru, melihat Indonesia dari sudut pandang yang terbarukan.
.
.
Jangan Lupa....
Wahyu yang pertama turun adalah perintah membaca dan Alloh yang memperkenalkan Diri kepada hamba-Nya sebagai Sang Pencipta.
Oleh karena itu, setelah baca, paling tidak kita bisa bertindak beda (lebih baik) dari sebelumnya.
Wahyu yang pertama turun adalah perintah membaca dan Alloh yang memperkenalkan Diri kepada hamba-Nya sebagai Sang Pencipta.
Oleh karena itu, setelah baca, paling tidak kita bisa bertindak beda (lebih baik) dari sebelumnya.
Meminum kopi dari racikan orang yang kita sayangi
15:42 |
Meminum kopi dari racikan orang yang kita sayangi.
.
Itu bukan nikmat yang sederhana. Bukan hanya rasa kopi yang nikmat, tetapi juga esensi dari ;
1. Alloh mengizinkan sebuah biji kopi tumbuh.
2. Kasih sayang petani kopi yang merawat tumbuhan kopi (seperti anak sendiri).
3. Kebahagiaan petani ketika memetik, menjemur menumbuk lalu menyangrai kopi di depan pansnya tungku.
4. Ibu, Istri ataupun keluarga kita yang meracik kopi dan gula dengan ukuran yang pas, hingga meyajikannya dengan ketulusan hati (siapa yang tahu hati orang lain).
5. Lalu masuk mulut dan lambung kita.
.
Rantai di atas itu ada setiap hari dan kita selalu menikmatinya.
Sangat Mudah Bagi Alloh untuk memutus salah satu rantai saja, tapi karena kasih sayang-Nya....
Kita selalu menikmati kehangatan itu.
.
... Falyandhuril insaanu ila tho'amih.....
.
Itu bukan nikmat yang sederhana. Bukan hanya rasa kopi yang nikmat, tetapi juga esensi dari ;
1. Alloh mengizinkan sebuah biji kopi tumbuh.
2. Kasih sayang petani kopi yang merawat tumbuhan kopi (seperti anak sendiri).
3. Kebahagiaan petani ketika memetik, menjemur menumbuk lalu menyangrai kopi di depan pansnya tungku.
4. Ibu, Istri ataupun keluarga kita yang meracik kopi dan gula dengan ukuran yang pas, hingga meyajikannya dengan ketulusan hati (siapa yang tahu hati orang lain).
5. Lalu masuk mulut dan lambung kita.
.
Rantai di atas itu ada setiap hari dan kita selalu menikmatinya.
Sangat Mudah Bagi Alloh untuk memutus salah satu rantai saja, tapi karena kasih sayang-Nya....
Kita selalu menikmati kehangatan itu.
.
... Falyandhuril insaanu ila tho'amih.....
Subscribe to:
Comments (Atom)







